7 MANFAAT PUASA BAGI IBU MENYUSUI - BERITA KITA

Latest

Saturday, 10 June 2017

7 MANFAAT PUASA BAGI IBU MENYUSUI


Ketika bulan Ramadhan tiba tentunya umat muslim wajib melaksanakan puasa Ramadhan. Puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia, begitu juga dengan ibu menyusui. Ibu menyusui boleh melakukan puasa apabila ia sudah mantap dan kuat untuk menjalaninya. Namun, para dokter menganjurkan bahwa untuk ibu yang menyusui secara eksklusif ( usia bayi kurang dari 6 bulan ) untuk tidak menjalankan puasa terlebih dahulu. Tapi tidak masalah apabila ibu menyusui tetap menjalankan puasa di bulan Ramadhan, karena memiliki berbagai manfaat yang diperoleh. Apa saja manfaat puasa bagi ibu menyusui ? Lalu bagaimana tips menjalankan puasa bagi ibu menyusui ? Berikut penjelasannya.



1. Mencegah Terjangkit Penyakit
Maksud disini adalah dapat mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh pola makan yang berlebihan ketika berbuka puasa maupun ketika saur. Bagi ibu menyusui, apabila kelebihan kolestrol dan trigliserida yang cukup tinggi dapat mempengaruhi kualitas ASI yang diberikan kepada sang bayi. Apabila ASI yang diberikan tidak berkualitas , maka kemungkinan yang terjadi adalah anak mudah terserang penyakit dan juga kesehatannya terganggu, karena ASI yang diminum oleh sang bayi merupakan bagian dari makanan maupun minuman yang dikonsumsi oleh sang ibu. Maka berpuasa sangat bermanfaat untuk ibu menyusui agar kondisinya tetap terjaga dan sehat selalu.

2. Sebagai Detoksifikasi Alami
Yang dimaksud disini adalah ketika berpuasa tentunya kita mengurangi asupan makanan yang masuk di dalam tubuh. Dalam arti dengan berpuasa itu berarti kita membatasi asupan kalori maupun lemak yang masuk ke dalam tubuh kita, sehingga dapat menghasilkan enzim antioksidan alami yang dapat membersihkan zat yang bersifat beracun dalam tubuh.

3. Dapat Mengurangi Kadar Kalori
Setelah puasa kemudian dilanjutkan shalat Maghrib dan dilanjut Isya serta terawih, maka secara otomatis tubuh kita dapat membakar sekitar 200 kalori per harinya (jika dilakukan secara rutin).

4. Dapat Menjaga Kesehatan Jantung
Ketika seseorang berpuasa, secara alami tubuhnya akan melakukan peningkatan HDL (kolestrol baik) dan juga penurunan LDL (kolestrol buruk) dimana para ahli menyatakan bahwa hal tersebut baik bagi pembuluh darah dan kesehatan jantung seseorang. Ibu menyusui pun demikian, kesehatan jantungnya tetap terjaga.

5. Menjaga Psikologis Ibu Menyusui
Ketika seseorang berpuasa tentu saja mereka diharuskan menahan amarah. Begitu juga dengan ibu menyusui yang harus bersabar ketika sang bayi rewel. Situasi seperti ini sangat baik bagi ibu menyusui karena dapat mencegah terserang penyakit pembuluh darah, stroke, jantung koroner dan yang lainnya.

6. Meningkatan Sistem Imunitas
Ketika berpuasa sistem imunitas seseorang tidak akan melemah, malah justru meningkat. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang menyimpulkan bahwa ketika seseorang berpuasa terjadilah peningkatan jumlah limfosit 10x lipat dari biasanya dimana akan memberikan pengaruh dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh. Begitu juga dengan ibu menyusui tidak perlu khawatir akan kondisinya yang lemah. Yang terpenting adalah rasa percaya diri dan niat yang kuat disertai doa.

7. Mencegah Nyeri
Ketika ibu menyusui usia 1-3 bulan tentunya masih dapat merasakan rasa nyeri ketika melahirkan. Namun dengan berpuasa secara teratur dapat meningkatkan sel penetral dalam tubuh ibu menyusui, dimana hal tersebut dapat membuat rasa nyeri yang terasa perlahan-lahan mulai menghilang.
Selain itu, berpuasa juga memiliki segudang manafaat bagi kesehatan tubuh manusia. Berikut diantaranya :
  • Membantu Keseimbangan Anabolisme dan Katabolisme
    Ketika berpuasa terjadi keseimbangan antara anabolisme dan katabolisme yang menyebabkan asam amino dan zat lain yang membantu peremajaan sel dan komponen yang memproduksi glukosa darah dan mensuplai asam amino dalam darah setiap hari.
  • Menurunkan Glukosa dan Berat Badan
    Puasa Ramadhan dapat menurunkan kadar glukosa dalam tubuh manusia dan juga dapat menurunkan berat badan. Meskipun dalam proses penurunan tersebut tidak dalam frekuensi yang besar, namun ini sangat bermanfaat bagi mereka yang obesitas.
  • Menurunkan Adrenalin
    Secara psikologis, ketika berpuasa tentunya seseorang harus menjaga emosi serta egonya. Dengan demikian tentunya berpuasa dapat menurunkan kadar hormon adrenalin pada manusia. Karena ketika seseorang sedang marah, secara otomatis hormon adrenalin naik sekitar 20-30 kali lipat ketimbang ketika saat berpuasa.
  • Meningkatkan Keimanan dan Rasa Sosial Sesama Manusia
    Dengan berpuasa tentunya kita lebih mendekatkan diri kepada Yang Maha Pencipta, dimana kita dianjurkan untuk mempergunakan bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Dan juga meningkatkan amal ibadah seperti sodaqoh serta membangun komunikasi yang lebih baik antar sesama manusia.
  • Membantu Memperbaiki Kondisi Mental Seseorang
    Menurut penelitian, bahwa seseorang yang berpuasa sebagian besar dari mereka dapat memperbaiki kondisi mental yang terpuruk. Lebih daripada itu dengan puasa pula seseorang dapat mengatur pola makan yang baik serta kebiasaan baik lainnya.

Dampak
Dari manfaat diatas tentu saja ibu meyusui juga perlu memperhatikan dampak buruk yang terjadi ketika ibu menyusui berpuasa. Berikut penjelasannya.
Berpuasa ketika sedang menyusui memang boleh dan tidak dilarang asalkan sang ibu sanggup dan dalam kondisi yang prima. Dalam arti ia masih sanggup memberikan ASI kepada bayinya tanpa ada keluhan seperti merasa pusing, lemas dan lesu. Jika ibu menyusui merasakan gejala seperti itu lebih baik puasanya tidak dilanjutkan atau lebih baik tidak menjalankan puasa terlebih dahulu karena akan berdampak buruk bagi sang bayi. Dimana sang bayi akan mendapatkan kekurangan gizi serta vitamin untuk perkembangannya. Apalagi pada saat itu usia bayi masih dibawah 6 bulan, karena ketika dibawah 6 bulan bayi sangat membutuhkan asupan gizi yang seimbang agar perkembangannya cepat dan baik.

No comments:

Post a Comment